tertunduk layu menatap mega
rasa muram merangsak di jiwa
resah kian membuncah
pandangan pun semakin samar
bimbang menatap hari yang berganti
akankah kembali terdengar kicauan camar esok pagi
sementara kian lelah menanti pasti
senjaku di hujung waktu
berat melangkah menjejaki bacuan sendu
bayang melambai terucap salam perpisahan
masihkah kau kan tetap di sini saat senja kembali
#Pelangi
Selasa, 20 Desember 2011
Minggu, 18 Desember 2011
malam ku
kala malam kau kata kelam
mengapa ku tenang dalam bisiknya
kala malam kau kata hitam
ku temukan damai dalam warna abadinya
kau buat senja berceloteh riang
menjemput malam bertabur bintang
kau ajari senja melukis pelangi
sematkan bidadari sebagai penghuni
malam ku....
ketika senja berlalu dari pandanganmu,,,
jangan hilangkan keAKUan mu
coretan-coretan sahajamu kan iringi senja meniti undakan uji
meski suatu saat senja kan purnakan kisah
malam ku kan tersemat indah di hati pelangi
#santun senja untuk kakakku
mengapa ku tenang dalam bisiknya
kala malam kau kata hitam
ku temukan damai dalam warna abadinya
kau buat senja berceloteh riang
menjemput malam bertabur bintang
kau ajari senja melukis pelangi
sematkan bidadari sebagai penghuni
malam ku....
ketika senja berlalu dari pandanganmu,,,
jangan hilangkan keAKUan mu
coretan-coretan sahajamu kan iringi senja meniti undakan uji
meski suatu saat senja kan purnakan kisah
malam ku kan tersemat indah di hati pelangi
#santun senja untuk kakakku
Rabu, 12 Oktober 2011
jengah
kala metabolisme jiwa mencapai
derajat terendah ku ingin
musnah...!!!
kala hening tertinggi ku daki
tangis pun kian menjadi
hanya aku dan ke"AKU"anku
saling berangkulan
dalam ketidakwarasan.
aku muak,dan muntah.
derajat terendah ku ingin
musnah...!!!
kala hening tertinggi ku daki
tangis pun kian menjadi
hanya aku dan ke"AKU"anku
saling berangkulan
dalam ketidakwarasan.
aku muak,dan muntah.
segera lah pergi.
akhirnya amarahku pun mengangguk
menyetubuhi dentuman ego mu
kau terlalu usik hening ku
sedang lantang piring pecah
di jiwa mu kau selimuti
moncong mugholadzoh yang ber liur
di pantat-pantat penari ular.
kenapaseragam dan sorban hanya melayang kala kebenaran terungkap
atau kah hanya identitas diri mengais nasi basi,
keji ich...
haruskah ku sodomi moncong di pantat ular tanpa kemaluanku?
saat nurani ku terkunci di lemari besi ku haraf kau berhati-hati
dan segera pergi
menyetubuhi dentuman ego mu
kau terlalu usik hening ku
sedang lantang piring pecah
di jiwa mu kau selimuti
moncong mugholadzoh yang ber liur
di pantat-pantat penari ular.
kenapaseragam dan sorban hanya melayang kala kebenaran terungkap
atau kah hanya identitas diri mengais nasi basi,
keji ich...
haruskah ku sodomi moncong di pantat ular tanpa kemaluanku?
saat nurani ku terkunci di lemari besi ku haraf kau berhati-hati
dan segera pergi
Senin, 10 Oktober 2011
mawar bermahkota jingga 2
mawar...
rindu ku di gamitjemari lentik sajak malam
mengembun di waktu subuh mengkutublah
qolbu dalam nuansa syahdu.
mawar...
ku kidungkan senandung rindu di antara pilu mu
haraf malam belai kelopak sutra
sebelum bocah al kadzab melahap bahagia.
mawar...
izinkan ku abadikan nama mu
dalam malam yang mendaulat setia
ber"malam"lah di pelaminan langit
mawar...!!!
rindu ku di gamitjemari lentik sajak malam
mengembun di waktu subuh mengkutublah
qolbu dalam nuansa syahdu.
mawar...
ku kidungkan senandung rindu di antara pilu mu
haraf malam belai kelopak sutra
sebelum bocah al kadzab melahap bahagia.
mawar...
izinkan ku abadikan nama mu
dalam malam yang mendaulat setia
ber"malam"lah di pelaminan langit
mawar...!!!
Selasa, 04 Oktober 2011
ini bukan tentang cinta,hanya.....???
rintih angin dalam desahan semi
tanggalkanhujuan dalam
kerangka bayang yang mengaum lantang.
rekah mawar membelah malam kala
meluah aroma sketsa ornamen
sebentuk kembang.
retina berembun tak dapat ku unggah
indah...
karna oleh harumnya purnama pun buram
terkapar makin jalang dalam geliat pongah.
ini bukan tentang cinta,
hanya dongeng sebelum tidur
tentang binatang malam.
juga tentang bidadari di balik jendela dunia
bermahkota jingga,
yang ingin ku sunting dipelaminan langit
di bawah daulat tuhan.
ini bukan tentang cinta,
namun kan ku bangun puing-puing hati
atas satu cinta
menyulam indah kelopak mawar dengan setia.
ini bukan tentang cinta,
hanya 2 getar jiwa dalam
3 musim ber iring menggenggam
1 cita,hingga
0 kehidupan,ku mencinta.
tanggalkanhujuan dalam
kerangka bayang yang mengaum lantang.
rekah mawar membelah malam kala
meluah aroma sketsa ornamen
sebentuk kembang.
retina berembun tak dapat ku unggah
indah...
karna oleh harumnya purnama pun buram
terkapar makin jalang dalam geliat pongah.
ini bukan tentang cinta,
hanya dongeng sebelum tidur
tentang binatang malam.
juga tentang bidadari di balik jendela dunia
bermahkota jingga,
yang ingin ku sunting dipelaminan langit
di bawah daulat tuhan.
ini bukan tentang cinta,
namun kan ku bangun puing-puing hati
atas satu cinta
menyulam indah kelopak mawar dengan setia.
ini bukan tentang cinta,
hanya 2 getar jiwa dalam
3 musim ber iring menggenggam
1 cita,hingga
0 kehidupan,ku mencinta.
Sabtu, 01 Oktober 2011
semoga..
bening mervic retina yang menggerhanakan rasa
luruhkan malam dalam desah sajak sederhana.
di sini,
ada sketsa sebentuk hati yang samar
di kumal faras malam,
hingga kuncup mengacu rindu
rekah kelopak bertangkai setia
mengajak ku berdansa lengkapi anatomi
jejak sunyi dalam kembara maknai
hakekat cinta dari langit.
mungkinkah,
2 getar jiwa bersenyawa dalam
3 musim,ber iring menuju
1 pelaminan,hingga jiwa mencapai
0 derajat ketidak warasan kala hayat
di tarik dari kefanaan.
semoga...
luruhkan malam dalam desah sajak sederhana.
di sini,
ada sketsa sebentuk hati yang samar
di kumal faras malam,
hingga kuncup mengacu rindu
rekah kelopak bertangkai setia
mengajak ku berdansa lengkapi anatomi
jejak sunyi dalam kembara maknai
hakekat cinta dari langit.
mungkinkah,
2 getar jiwa bersenyawa dalam
3 musim,ber iring menuju
1 pelaminan,hingga jiwa mencapai
0 derajat ketidak warasan kala hayat
di tarik dari kefanaan.
semoga...
Langganan:
Postingan (Atom)